Apa itu Pemeriksaan Bukti Permulaan (Bukper)?
Dasar Hukum
Contoh Kasus & Penerapan
Butuh bantuan terkait Pemeriksaan Bukti Permulaan (Bukper)?
Temukan Pengacara Perpajakan / Konsultan Pajak / Akuntan terpercaya di kota Anda. Lihat profil, ulasan, dan hubungi langsung via WhatsApp tanpa perantara.
Pilih Kota Anda:
Simulasi & Tool Terkait: Pemeriksaan Bukti Permulaan (Bukper)
Hitung simulasi dan estimasi biaya resmi atau draf dokumen terkait istilah pemeriksaan bukti permulaan (bukper).
Kalkulator Pesangon PHK 2026 (PP 35/2021 UU Cipta Kerja)
Hitung hak Uang Pesangon (UP), Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK), dan Uang Penggantian Hak (UPH) berdasarkan masa kerja dan alasan PHK.
Estimasi Biaya Jasa Advokat & Tarif Pengacara
Simulasi kisaran honorarium advokat di Indonesia: lawyer fee, operasional perkara, retainer bulanan, dan success fee untuk kasus perdata atau pidana.
Istilah Terkait
Panduan & Prosedur Hukum Terkait
Menghadapi Pemeriksaan Bukti Permulaan (Bukper) Pajak: Prosedur Pengungkapan Ketidakbenaran Pasal 8 ayat 3 UU KUP & Coretax 2026
Pemeriksaan Bukti Permulaan (Bukper) adalah investigasi intelijen DJP untuk menemukan indikasi tindak pidana perpajakan sebelum terbit Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Wajib Pajak dapat menghentikan eskalasi pidana dengan memanfaatkan Pasal 8 ayat (3) UU KUP jo. PMK 177/PMK.03/2022 melalui pengungkapan ketidakbenaran perbuatan, melunasi pajak kurang bayar, dan menyetor sanksi denda 100% via Coretax DJP.
Cara Konsultan Pajak Mendapat Klien UMKM Secara Organik: 3 Pendekatan Inbound Sesuai Etika IKPI
Pasal 10 Kode Etik IKPI melarang konsultan pajak memasang iklan komersial untuk mencari pelanggan. Konsultan pajak dapat menerapkan 3 pendekatan inbound berbasis spesialisasi keahlian di direktori publik agar wajib pajak yang menghadapi persoalan fiskal menemukan kantor Anda secara mandiri.
Keberatan Pajak atas SKPKB: Syarat, Batas 3 Bulan, Sanksi
Keberatan pajak atas SKPKB wajib diajukan maksimal 3 bulan sejak tanggal surat ketetapan dikirim dengan melunasi pokok pajak yang disetujui pada pembahasan akhir (Pasal 25 UU KUP). Penolakan permohonan keberatan oleh Direktur Jenderal Pajak memicu sanksi administratif berupa denda 30 persen dari sisa pajak yang belum dibayar.